KEJARINFO || SUMUT – Seorang wartawan salah satu media terbitan Medan, Jefri Brata Lubis yang bertugas di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di keroyok sekelompok orang, berita yang beredar peristiwa itu terjadi di salah satu Cafe tempat ngopi, Lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyambungan, Kabupaten Mandailing Natal, Jum’at, (4/3/22).
Dari hasil rekaman CCTV yang telah beredar di group WhatsApp wartawan, pengeroyokan terhadap Jefri Brata ini di lakukan 4 orang, dengan cara bertubi tubi sekelompok orang tersebut menyerang Jefri hingga terjatuh dan tergeletak di lantai.
Peristiwa ini bermula saat Jefri Brata dan salah seorang oknum pelaku pengeroyokan dengan mengenakan kaos oblong warna putih yang memiliki model rambut cepak sedang mengobrol dan duduk santai di salah satu Cafe.
Tak lama kemudian oknum yang berambut cepak tersebut memberi hormat kepada teman-temannya yang saat itu tiba di TKP dan melancarkan pukulan ke wajah Jefri dan kemudian di keroyok oleh oknum yang berjumlah lebih dari 4 orang, hingga Jefri Brata tergeletak di lantai.
Penganiayaan ini di duga kuat terkait dengan pemberitaan tambang emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang belakangan kerap di soroti sejumlah media, terkait pengeroyokan ini, Jefri Brata Lubis yang berprofesi sebagai wartawan (jurnalis) ini telah membuat laporan.
Menanggapi hal ini, sejumlah wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengecam tindakan kekerasan yang menimpa Jefri Brata Lubis yang berprofesi sebagai wartawan di Kabupaten Mandailing Natal, sejumlah wartawan Paluta ini meminta kepada Kapolres Madina agar segera menangkap pelaku pengeroyokan.
Kontributor : Ismael Siregar.













Hari ini : 907
Kemarin : 2088
Total Kunjungan : 2083330
Hits Hari ini : 2885
Who's Online : 25