Oknum Pendamping Kecamatan Jasinga  Diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Wartawan

Kejarinfo.com-Oknum Pendamping Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor berinisial N di duga telah melakukan tindakan tidak terpuji dikarenakan berusaha mencelakai dan mencekik leher wartawan online Jurnal Berita 74 di acara rapat Musrenbang (  Musyawarah Pembangunan Desa ) di desa Kalong sawah kecamatan Jasinga kab Bogor.” rabu 24/08/2022.

Kejadian berawal ketika wartawan Media Online Jurnal Berita 74 melakukan konfirmasi kepada pendamping Kecamatan Jasinga untuk dimintai keterangan seusai acara kegiatan musyawarah pembangunan desa (Musrenbang) di desa Kalong Sawah.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan Apih Oscar membenarkan kejadian tersebut, saya dan beberapa rekan wartawan yang tergabung di Media Center Jasinga (MCJ) mencoba menanyakan kejadian itu, yang bersangkutan malah marah dan bertindak arogan, malah menantang ke untuk ribut,” ujar Apih Oscar dalam keterangannya di kantor Desa Kalongsawah,

Masih dikatakan Apih Oscar, pendamping kecamatan tersebut  menjawab dengan nada tinggi dengan bahasa Sunda, “aing ker pusing, aing ker pusing, jika diartikan bahasa Indonesia  saya lagi pusing, saya lagi pusing,” sebutnya

Atas sikap oknum Pendamping Kecamatan Jasinga disesalkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Bogor Nurodin yang di hubungi melalui telepon selularnya ia mengatakan,”saya sangat menyayangkan atas perlakuan Pendamping Kecamatan tersebut sebagai Anggota DPRD sangat menyayangkan, karena semua penyelanggara pemerintahan dituntut untuk ikut  mengawal kegiatan pemerintah baik di level desa level atas, dan pemerintah wajib meberikan informasi sesuai dengan Undang-undang keterbukaan informasi publik (KIP),” kata Nurodin

Nurodin yang kerap disapa Jaro Peloy ini menilai tindakan arogansi dari oknum pendamping kecamatan tersebut harus segera dievaluasi sebelum persoalan ini melebar ke mana mana.

“Jadi bila ada tindakan arogansi dari oknum pendamping Kecamatan yang seperti itu saya sangat menyayangakan, saya harap tenaga ahli di pemberdayaan masyarakat di DPMD harus juga mengevaluasi kejadian tersebut karena sudah jelas pendamping Kecamatan itu tugas pokok pungsinya itu adalah bagaimana cara mendampingi tahapannya itu, tahapan perencanaan, pelaksanaan dan kemudian evaluasi mendampingi secara utuh,” ungkapnya.

Nurodin menambahkan,” adapun persoalan yang dipertanyakan oleh pihak manapun apalagi ini wartawan harusnya dia secara terbuka memberikan informasi. Ucapnya

( Red.)

Pos terkait