Pasca Pernyataan Kapolresta Tangerang Debt Collector Rusak Rumah Nasabah

Pasca Pernyataan Kapolresta Tangerang Debt Collector Rusak Rumah Nasabah

Kabupaten Tangerang – Adanya himbauan Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif memerintahkan kepada jajarannya untuk merazia tempat-tempat yang biasa dijadikan lokasi berkumpul debt collector, perintah itu dikeluarkan setelah polisi menangkap seorang debt collector berinisial KSN alias Pepen 34 pada senin lalu. Hal ini diungkapkan oleh kapolres Kota Tangerang saat pers release pada rabu 10 oktober 2018. kemarin

Bahwa merampas kendaraan bermotor di jalanan tidak dapat dibenarkan, apalagi menggunakan intimidasi dan kekerasan,” terangnya

Kapolres mengatakan, persoalan kredit macet tidak dapat dijadikan alasan pembenar untuk merampas kendaraan bermotor apalagi dengan kekerasan hal itu, harus diselesaikan melalui mekanisme hukum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia.

Kini terulang kembali kekerasan yang dilakukan oleh oknum collector, menimpah seorang perempuan bernama windi Antika 29, dirumah kediamanya Perum Asabri blok B/193. Desa kutruk kecamatan jambe kabupaten tangerang, pada pukul 21.00 wib Tanggal 10 oktober 2018 dirinya dihampiri seorang petugas leasing Astra Credit Companies (ACC), yang tiba tiba pihaknya langsung mengintimidasi, sekaligus menginterpensi, terhadap keluarga yang ada didalamnya.

Mobil yang digunakan Windi antika milik maesaroh yang dimana mobil tersebut sedang mengalami kemacetan pembayaran angsuran selama 3 bulan, hadirnya Debt collector atas nama yacob untuk mengambil unit kendaraan roda empat yang digunakanya, dengan alasan hendak diamankan karena menunggak pembayaran, iwa achmad sungkawa keluarga dari nasabah berhasil menahan kendaraan tersebut.

Namun tetapi pada hari ini kamis tepatnya pukul 10.00 wib tanggal 11 oktober 2018 kata windi, pihak Debt colektor datang kembali sebanyak delapan orang dengan menampakan kemarahanya serta melakukan tindakan anarkis langsung pecahkan kaca jendela rumah menggunakan balok, menendang pintu sebanyak 2 kali, sampe terjadi tindakan kekerasan yang dialami windi antika dan wila, dengan ditendangnya bagian tangan yang dilakukan oleh oknum collector sehingga mengakibatkan dirinya terluka. Atas kejadian ini dirinya akan melaporkan kepihak kepolisian.”pungkasnya

 

( Red )

Bagikan:
Tags: ,
banner 468x60

No Responses

Leave a Reply