Ini Penjelasan Kepsek 70 Halsel Amrin Subarjo,Tuduhan Itu Tidak Benar

Halsel Dowora Kejarinfo.com/Minggu 15/01/2022- Kepala sekolah Amrin Subarjo membantah atas tuduhan yang menimpah dirinya karna keadaan di kampung sudah terkotak kotak, jadi apa yang suda di Publis atas sumber semuanya ia mengatakan itu hanya kesalahan pahaman saja. Ujarnya

Saat di temui media di rumah pribadinya, Kepsek Amrin Subarjo membantah pemberitaan yang selama ini beredar apa yang di sampaikan oleh salah satu orang tua wali murid maupun salah satu Dewan guru tentunya keliru dan tidaklah benar, saya suda belanja buku di salah satu toko dan suda dibawa ke dowora semuanya ada di sekolah, terkait menyangkut Dana konsumsi guru tetap saja saya berikan untuk kepentingan di sekolah.

Bacaan Lainnya

Dikatanya lagi bahkan buku lapor tetap diberikan tapi saat ini kenapa saya tahan lapor tersebut karena menurutnya menjaga kemunkinan jangan samapai hilang karena orang tua wali murid rumah juga kena musiba gempa ditakutkan akan tercecer sehingga saya masi tahan ,tapi bukan tidak mau diberikan ke ortu wali murid jadi apa yang di smapaikan itu tidak benar. Jelasnya

Kemudian juga kata Kepsek bahwa dugaan ada kekompakan Dengan kepala Dinas pendidikan itu juga tidak benar apa lagi soal ada tim kampanye USBA yang konon katanya melindungi jabatan saya ke kadis semuanya karna salah menilai saja, sementara Kadis pendidikan juga suda turun dan periksa sekolah, pihaknya tau sendiri tentang pekerjaan saya maupun kondisi sekolah saat ini. Katanya

Jadi tidak ada namanya tim kampanye maupun Kadis yang kompak melindungi saya turus juga menyangkut pungutan atau tagihan SPP dirinya tidak pernah menyuruh karna saya sudah anggarkan biaya konsumsi guru di sekolah buat apa saya harus menyuru meminta kepada orang tua wali murid.

Lanjut Amrin sementara saya baru dari kampung tujuannya ke Labuha guna kepentingan sekolah bukan lari dari tugas apa lagi menyangkut Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) saya sudah belanjakan untuk kebutuhan Sekolah, jadi menyangkut kepala dinas suda jelas menjalankan tugas dan fungsinya bukan dalam arti melindungi, jika saya salah pasti kita berikan saja ke tim investigasi dinas pendidikan. Pungkas nya

(WR)

Pos terkait