Kejarinfo.com, (DEPOK),– Yayasan Hijrah Hati Insani Indonesia (YHHII) mengadakan santunan anak yatim dan gelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW. dengan tema, “Mengenal Allah dengan Fikir, Mengenal Rasulullah dengan Dzikir, berlangsung di kantor Sekretariat YHHII Jalan Meruyung Raya, kecamatan Limo, kota Depok Senin, (10/11/2021)
Acara santunan dan maulid nabi Muhammad SAW berjalan penuh khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan.
“Ini adalah acara rutin, insyaallah tiap tahun kita adakan, yang kebetulan juga yayasan ini memiliki binaan anak yatim ada sekitar seratus orang yang tersebar di wilayah Depok. tapi ada juga dari Jakarta, anak yatim dari warga eks Kebon Melati Tanah Abang.” jelas Ade Munadi selaku salah satu Pendiri YHHII di sela berlangsung acara
Lanjutnya, “Kita juga sudah bekerjasama dengan beberapa pondok pesantren dan pondok pesantren juga sudah memberikan kuota kepada kita, jadi para yatama yang ingin melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren, ya kita bantu secara gratis dan alhamdulillah sudah sekitar tujuh anak yatim yang sudah mendaftarkan diri.” terangnya
Mengenai santunan yang dibagikan kepada anak yatim, dirinya menjelaskan ada uang tunai sejumlah 200 ribu dan tas berisikan peralatan belajar yang diberikan per tiap anak
Untuk diketahui YHHII berdiri 1 tahun yang lalu dan secara formal telah resmi terdaftar di Kemenkumham.
Mengenai awal terbentuknya yayasan ini sendiri, Ade menjelaskan, “Berangkatnya memang dari kumpulan warga eks Kebon Melati Tanah Abang yang terhimpun didalam Majlis Hijrah Hati. disitu kegiatannya ngaji rutin, akhirnya teman-teman bernisiasi untuk berbuat lebih besar lagi dengan membuat yayasan ini,” imbuh dia
Ade menjelaskan, salah satu misi dari YHHII sesuai dengan undang-undang yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Mencerdaskan itu kan bukan hanya dalam bentuk formalitas, justru dari kegiatan-kegiatan non formal seperti ini bagian dari pada mencerdaskan bangsa, kita juga upayakan agar yang bersholawat itu paham apa yang dia baca.
Tambahnya, “Apa yang kita lakukan dalam bentuk perkumpulan ini supaya masyarakat dan pemerintah tau, bahwasannya benar-kita ngaji, kita belajar dan beribadah.
“Kalau berbicara dalam konteks beribadah ini kan bukan hanya sebatas ritual, namun termasuk kegiatan sosial, pendidikan, itu bagian dari kita beribadah kepada Allah. paling tidak di masa tua, ada sesuatu kegiatan yang bermanfaat kita lakukan bersama kepada masyarakat.”
“Nah itu semangat yang menjadi dasar berdirinya yayasan ini.” ucapnya
Adapun Kanana selaku Kepala Divisi Seni Budaya YHHII juga turut memberikan penjelasannya mengenai kegiatan YHHII dari segi pelestarian budaya. Jadi notabenya bukan hanya untuk syiar keagamaan, akan tetapi turut melestarikan seni dan budaya yang ada di nusantara khususnya di budaya Betawi,
Ditempat yang sama, Prof.Dr.KH.Husnan Bey Fananie, MA pembina YHHII saat diwawancarai wartawan mengatakan, yayasan ini mengajarkan tentang bagaimana berbuat kebaikan, dan selalu mengasihi sesama umat makhluk Tuhan, sesuai dengan namanya yaitu, hijra dengan hati, siapapun dia, apapun suku dan agamanya, kita rangkul dalam kebaikan.Karena masyarakat Indonesia sangat heterogen.Kita harus menjaga kebersamaan dalam keragaman.ini.
Untuk itu sebut Dr.KH.Husnan Bey Fananie, MA, pesan dari acara Maulid Nabi Muhammad SAW adalah untuk mengenali ajaran rasulullah, yaitu jalan yang baik dengan rasa hati.
Mengikuti ajarannya menjauhi perbuatan yang di larang oleh agama
“karena orang baik pasti orang ibadah dan orang ibadah belum tentu orang baik, dan bagaimana kita mau besar, sementara yang kecil tidak terakomodir”, ujarnya.
Husnan Bey Fananie berharap, yayasan ini dapat berjalan tentunya harus mendapat dukungan moril dari seluruh Masyarakat, bila ada persoalan selalulah bermusyawarah, apalagi di masa Pandemi Covid 19 ini kita tetap berhati-hati. tutupnya 
Acara santunan dan maulid nabi Muhammad SAW berjalan dengan khidmat dengan mematuhi protokol kesehatan. (Yun)
















Hari ini : 998
Kemarin : 1869
Total Kunjungan : 2105819
Hits Hari ini : 9177
Who's Online : 28