Serang – Pembangunan tanggul irigasi di Desa Undar Andir, kecamatan Kragilan kabupaten Serang, yang sedang berlangsung.
Tanggul ini bertujuan untuk mengendalikan banjir dan meningkatkan irigasi di daerah tersebut. Namun, proyek ini telah memicu protes dari warga karena kurangnya akses jalan untuk keluar masuk warga yang ingin beraktivitas sehari-hari.
Warga merasa kecewa lantaran keinginannya tak kunjung di penuhi, warga hanya meminta jalan yang dilalui untuk aktifitas dapat diperbaiki agar kondisi jalan layak dilintasi dan untuk tanjakan tidak curam harus di kembalikan seperti asalnya.
Menurut keterangan Rusmiati selaku RT 05, saat dimintai keterangan terkait tuntutan warga dalam aksi blokade proyek pembangunan tanggul itu lantrana jalan menjadi rusak dan becek.”Ujarnya S SMSenin 19/05/2025.
Sebetulnya tuntutan masyarakat sederhana hanya minta jalan di bagusin beres urusan, silahkan pembangunan di lanjutkan simpel Rusmiati dengan keinginan warga.
Staf Desa undar andir Bapak Muis menuturkan bahwa apa yang di keluhkan warga emang begitu faktanya, kami hanya mensuport apa yang menjadi keluhan masyarakat, memang jalan ini juga sering dilintasi mobil barang seperti membawa material kaca.
Harapan kami selaku pemerintahan desa dan warga meminta kepada pihak kontraktor dari PT. Pembangunan Perumahan Persero.Tbk agar segera memenuhi apa yang menjadi keinginan masyarakat.
Pantauan dilapangan pembangunan tanggul di wilayah Undar-Andir Serang, paket CW-03, telah berlangsung sejak kuartal 4 tahun 2021 setelah pembebasan tanah di beberapa desa. Progres pembangunan tanggul ini mencapai 10,439% dari rencana 47,574% pada akhir April 2022, dengan deviasi minus 37,135%,
Desa Undar Andir: Pekerjaan tanggul sepanjang 1.700 meter dan saluran drainase 100 meter dari 1.900 meter. ( Tisna)














Hari ini : 1105
Kemarin : 2088
Total Kunjungan : 2083528
Hits Hari ini : 3688
Who's Online : 18