HALSEL,kejarinfo.com/polimik kasus dugaan 13 IUP- bermasalah ternyata ada 2. IUP tersembunyi di lokasi tambang kawasi,membuat bupati H. Usman SIDIK di periksa mabes polri ,pemeriksaan tersebut ada dugaan 2 IUP yang di anggap target mabes polri di pulau Obi desa kawasi, sehingga bupati kabupaten Halmahera Selatan juga ikut di periksa,jumat pagi sampai Jumat sore.
Pemeriksaan tersebut bukan melibatkan bupati sebagai tersangka, tapi sebagai kepala daerah yang pada posisi 2 PT tersebut di wilayah Daera Halsel sehingga bupati USMAN SIDIK di ikut sertakan sebagai saksi kebenaran atau kedudukan IUP ada di kabupaten Halsel.
Dugaan pemalsuan dokumen izin tambang bermasalah, Tim Penyidik Bareskrim Polri memeriksaan Bupati Usman SIDIK guna dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan pemalsuan 2 izin usaha pertambangan (IUP) di Halmahera Selatan.obi desa kawasi.
Sumber Di lansir di liputan Malut dan beberapa media bahwa Pemeriksaan Usman dilakukan di ruang kerjanya di kantor Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Jumat (18/2/2022) oleh lima penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipditer) Bareskrim Polri berpangkat Kombes dan AKBP.
“Sementara masih pemeriksaan. Yang ditanyakan oleh penyidik Bareskrim itu seputar permasalahan sejumlah IUP di Pulau Obi, yang diusulkan oleh Gubernur Maluku Utara untuk di cabut,” ujar Usman saat dikonfirmasi via WhatsAap, Jumat (18/2).
Menurut Usman, ada dua IUP yang diusulkan oleh Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba untuk dicabut tersebut yakni PT Aneka Tambang Resourcs Indonesia, yang beralamat di Desa Baru, Kecamatan Obi, dan PT Serongga Sumber Lestari dengan alamat Kecamatan Obi Selatan. “Dua Perusahaan itu yang jadi target Bareskrim hingga mereka turun ke Halmahera Selatan,tuturnya bupati
Paska dari itu juga hasil pantauan media ini gejolak 13 IUP itu di pastikan banyak pejabat tinggi di seret oleh pihak RESKRIM mabes polri sehingga pihak mabes turung tangan luangkan waktunya ke wilayah Maluku Utara dan kabupaten Halmahera Selatan pemberitaan suda beredar bupati Haltim dan bupati halsteng juga ikut serta di periksa sebagai saksi karna di anggap bermasalah dan ada apa dengan IUP yang di anggap rapi di sembunyikan kini terbongkar sumber media.
(Red WR)








