PT. Indo Barat Rayon Diduga Buang Limbah B3 Dikawasan PDP Pasarkemis

PT. Indo Barat Rayon Diduga Buang Limbah B3 Dikawasan PDP Pasarkemis

Tangerang – Perusahaan penghasil limbah B3 diduga membuang limbah ke lahan milik PDP Kawasan Pasar Kemis membuat lahan tersebut terlihat kotor dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Rabu 22/1/2020

Perusahaan penghasil ini terindikasi telah melakukan pencemaran lingkungan, terutama di lahan milik Kawasan PDP Pasar Kemis, Perusahaan tersebut, diduga telah membuang limbah padat/sludge ipal secara langsung ke lahan tersebut tanpa proses pengolahan yang benar.

Dugaan pencemaran ini terungkap setelah menerima laporan dari warga terkait adanya ketidak beresan pengelolaan limbah padat sludge ipal dari perusahaan PT.Indo barat rayon yang bekerjasama dengan PT. Wastec Internasional yang berada di Cilegon, namun perusahaan wastec sudah tidak bisa menampung limbah dari penghasil karena sudah overloud, sehingga perusahaan penghasil bekerjasama dengan oknum dan membuang limbah B3 disembarang tempat.

“Hasil penyelidikan wartawan dilapangan, limbah padat /sludge ipal yang dihasilkan dari perusahaan tersebut tidak diproses sebagaimana mestinya. Bukannya dimusnahkan malah dibuang disembarang tempat.

Selain itu, lahan milik Kawasan PDP sudah beberapa kali ditutup atas protes masyarakat namun tidak menimbulkan efek jera bagi pengusaha limbah, diduga perusahaan tersebut tak mengantongi izin terkait instalasi pengelolaan air limbah (IPAL). Artinya, yang jadi masalah, air limbah perusahaan ini dibuang ke aliran sungai dan lahan milik Kawasan PDP tanpa diproses dengan benar dan Kemudian diduga IPAL perusahaan tersebut tak berizin.

Perusahaan ini telah melanggar UU Nomor 32 Tahun 2009 Tentang perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Untuk proses selanjutnya, wartawan akan berkoordinasi dan sekaligus melayangkan surat keinstansi setempat, Desa, kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup, Gakum, kepala seksi kejaksaan pidana umum, polsek, polres, irwasda, irwasum, untuk segera ditindak, Dan diuji laboratorium kadar air limbah tersebut untuk memastikan kandungan berbahaya apa saja yang terdapat dari air limbah yang dibuang oleh perusahaan.

Sementara Hendro selaku Plant Manager dari perusahaan wastec sudah berkali kali dihubungi lewat telepon dan WhastApp untuk dimintai tanggapan mengenai limbah cair yang dibuang ke kali dengan sembarangan di lahan milik Kawasa PDP diwilayah pasar kemis, namun dirinya sama sekali tidak merespon hingga memblokir kontak telpon seluler milik wartawan.

Den

Bagikan:
Tags:
banner 468x60
banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Leave a Reply