Merasa Dirugikan RY laporkan pemandu karaoke istana nelayan ke polres metro tangerang Kota

Merasa Dirugikan RY laporkan pemandu karaoke istana nelayan ke polres metro tangerang Kota

Ry dan istri (kiri) dengan didampingi pengacaranya mendatangi Kantor Polres metro tangerang kota , kamis 31 Oktober 2019 untuk melaporkan pemandu karoke hotel istana nelayan yang bernama SE dan diduga telah menyebar luaskan video syur hubungan suami istri

RY akhirnya mengambil langkah hukum, terkait beredarnya video porno yang mencatut namanya, dirinya melaporkan pemandu karoke hotel istana nelayan ke polres metro tangerang kota tentang penyebaran video yang memuat asusila, pencemaran nama baik dan atau menyebarluaskan video yang bermuatan pornografi.

Singkat cerita RY salah satu tamu hotel istana nelayan kemudian mengambil langkah hukum dengan melaporkan sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan video porno dan mencatut namanya itu, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres metro tangerang kota Laporannya, tercatat dengan nomor laporan LP/B/983/X/2019 Resto tangerang kota tanggal 31 Oktober 2019.

RY mengakui telah mengalami banyak kerugian akibat pencemaran nama baik yang dialaminya. Dirinya membuat laporan agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi.

“Kerugiannya banyak banget, saya punya anak kecil, keluarga. Dan rekan kerja saya, Jadi supaya tidak terulang lagi baik pada saya dan orang lain juga hal-hal seperti ini, biar ada jeranya.ujar RY, di polres metro tangerang kota, kamis (31/10/2019).

Sementara itu, Sukma ringgit SH dan Rusli SH, selaku kuasa hukum RY menyampaikan, pihaknya sudah resmi melaporkan sejumlah pemilik akun media sosial WhatsApp dan tautan situs.

“Semuanya sudah kita laporkan dan buktinya tadi sudah disampaikan ke pihak kepolisian oleh bpk RY, dan selanjutnya kita akan menunggu panggilan dari pihak penyidik yang menangani perkara yang kita laporkan hari ini,” ungkap Rusli

Sukma ringgit menambahkan, sambil berjalannya waktu, pihaknya akan menyiapkan beberapa saksi dan bukti-bukti untuk menguatkan laporan.

“RY sudah minta beberapa rekannya yang melihat ada postingan-postingan di medsosnya, dan nantinya akan kita sampaikan ke pihak penyidik,” katanya.

Menurut Sukma, kliennya melaporkan sejumlah akun media sosial terkait penyebaran video yang memuat asusila, pencemaran nama baik dan atau menyebarluaskan video yang bermuatan pornografi.

“Ada penyebaran video bermuatan asusila atau pencemaran nama baik atau menyebarluaskan video bermuatan pornografi, Pasal 45 dan 46 UUD ITE Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE,” tandasnya.

Sopiyan

Bagikan:
banner 468x60
banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Leave a Reply