Lima Oknum Wartawan Peras ASN dan BUMN di Tangkap Polisi

Lima Oknum Wartawan Peras ASN dan BUMN di Tangkap Polisi

Bogor – Dengan modus mengaku sebagai wartawan, Polres Bogor gelar konferensi Pers di polsek cileungsi, yang dihadiri Bupati Bogor Ade Yasin, bermula atas dasar laporan polisi pada tanggal 23 september 2021. Sabtu 2/10/21

Peristiwa ini yang menimpah apataur sipil negara hingga BUMN, pihaknya merasa di peras oleh beberapa oknum yang mengaku sebagai wartawan, atas laporan tersebut polsek Cileungsi bersama Polres Bogor melakukan penyelidikan sehingga melakukan penangkapan terhadap tersangka berinisal JS dan JN, ada dua tersangka yang kita tangkap. Sedangkan 3 tersangka lainnya masih dalam DPO yaitu FS, FBS, FS semuanya warga Bekasi.

Dari dua tersangka tersebut mengaku sebagai seorang wartawan, yang dapati identitas pada Id card wartawan seperti Radar Metro, Indonesian Morality Watch dan liputan Hukum.

Modusnya dengan cara mengawasi beberapa korban hingga mencari kesalahan, kemudian korban diancam lalu di peras, dengan dalih jika tidak menuruti keinginan nya dengan memberikan uang maka pihaknya akan menerbitkan temuanya dimedia. Katanya

Pelaku sudah melakukan aksi tersebut di beberapa TKP, ada 37 TKP hingga saat ini dan di 6 kota yaitu Bogor Kota, Depok, Bekasi Karawang, Jakarta Timur dan Kab. Bogor yang jadi TKP, sedangkan untuk wilayah Kabupaten Bogor ada 8 Kecamatan yaitu Cileungsi, Gn.Putri, Cibinong, Citereup, Sukaraja, Cisarua, Mg. Mendung dan Ciawi.

Menurut pengakuan tersangka baru 2 bulan melakukan aksinya menurut hasil penyelidikan yang dilaksanakan berdasarkan alat bukti, kurang lebih 2 tahun sudah melancarkan aksinya.

Tersangka dalam melakukan aksi pemerasan berhasil mengantongi puluhan juta hingga ratusan juta rupiah, jika ditaksir mencapai 500 juta rupiah. Sasaran korbannya ialah ASN, kemudian ada beberapa profesi lainya seperti BUMN yang menjadi sasaran tersangka.

Atas kejadian tersebut kami kenakan pasal 368 KUHP pasal Pemerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara, bagi ASN, Lurah, Camat, Kadis bila di ancam oleh oknum wartawan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek yang terdekat, kami akan proses. “tutup Kapolres Bogor AKBP Harun, SIK, SH.”

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin menyampaikan Terimakasih kepada Bapak Kapolres sudah melakukan penindakan hukum terhadap tindak pidana pemerasan. Proses selanjutkan akan dikembangkan oleh Kapolsek Cileungsi.

Apresiasi untuk Kapolres dan Kapolsek atas keberhasilannya mengingkap kasus pemerasan oleh oknum wartawan ini. Himbauan untuk ASN dan siapapun yang menjadi korban pemerasan jangan takut, segera melapor kepihak berwajib. Pungkas Ade Yasin

Sumber Hms polres/Global i

Bagikan:
Tags: ,

No Responses

Comments are closed.