Aliansi Masyarakat Lebak Melawan Kecam Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya

Kejarinfo.com ; Lebak, 31/05/2022. Aliansi Masyarakat Lebak Melawan menyatakan sikap akan tetap melakukan aksi demonstrasi terkait permasalahan permasalahan yang terjadi di kab. Lebak hari ini, setelah sebelumnya Aliansi Margatirta Melawan batal menggelar aksi demonstrasi.

Repi Rizali selaku perwakilan Aliansi Masyarakat Lebak Melawan mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan karena melihat kondisi Kabupaten Lebak hari ini sangat memperhatikan, aksi tersebut juga sebagai respon atas pembatalan sepihak terkait aksi sebelumnya.

” Kami dari 10 OKP yang sebelumya tergabung dalam Aliansi Margatirta Melawan menyatakan akan tetap melakukan aksi, karena pembatalan aksi yang yang dilakukan kemarin tidak ada pembahasan dengan para OKP yang tergabung dalam aliansi, tiba tiba dibatalkan sepihak sampai waktu yg tidak ditentukan oleh koordinator Fraksi Rakyat Lebak Bergerak kemarin ” ujar Repi.

Lebih lanjut Repi mengatakan bahwa Aksi tersebut sudah dijamin di dalam UUD 1945 dan sebagai bentuk control sosial terhadap pemerintah Kabupaten Lebak dan DPRD Kabupaten Lebak, dia juga menantang kepada siapapun yang ingin menghalangi aksi mereka dalam menyuarakan hak hak masyarakat.

” Aksi ini sebagai control sosial terhadap Legislatif dan Eksekutif di Lebak yang hari ini mematung. Aksi kami di lindungi UUD 1945, tidak ada alasan untuk siapapun menghalangi halangi aksi kami. “Mun misalkan ngarasa mampu sok erenkeun, kami teu sieun jeng moal mundur nyuarakeun hak masyarakat najan hulu kudu pisah jg awak ( kalau memang mampu silakan berhentikan, kami tidak takut dan tidak akan mundur dalam menyuarakan hak masyarakat sekalipun kepala harus terpisah dari badan ) ”

Sementara itu lanjut perwakilan aliansi lainya, Juliana Batubara mengatakan bahwa isu yang akan disampaikan dalam aksi tersebut adalah isu-isu yang selama ini dibiarkan oleh pemkab Lebak. Ia juga menyinggung terkait DPRD Kabupaten Lebak yang tumpul.

“Kita tau seberapa buruk kinerja Pemerintah Kabupaten Lebak hari ini dibawah komando Iti Octavia Jayabaya, mafia tanah merajalela, infrastruktur hancur, pengangguran banyak. DPRD di Lebak juga tidak terdengar suaranya ” tutup Juliana.

Akan tetapi David Sultan mengatakan saat ini masyarakat Lebak sedang dihadapkan dengan berbagai masalah yang menuntut gerak cepat pemerintah untuk mengatasinya. Terlebih lagi dengan masalah yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat

“Kami merasa kecewa karena tidak melihat adanya upaya yang serius dari pemkab lebak untuk mengatasi berbagai masalah yang ada. malah sebaliknya, pemkab Lebak seolah-olah bungkam dengan berbagai permasalahan yang ada. Seharusnya pemerintah memprioritaskan tenaganya untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan tersebut.oleh karena itu, hal ini menjadi sesuatu yang perlu dievaluasi oleh pemkab lebak”. Tegas David.***HH

Pos terkait