Siswa SDN Sukaharja I, Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

Kejarinfo.com,- Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati setiap 2 Mei, bertepatan dengan hari lahir ki Hajar Dewantara pada 2 Mei 1889, Bapak Pendidikan Nasional yang ditetapkan melalui Keppres No. 316 Tahun 1959, hari ini menghormati jasa beliau mendirikan Taman Siswa (1922) dan memperjuangkan pendidikan inklusif bagi pribumi melawan diskriminasi Belanda.

Berikut adalah poin-poin penting sejarah Hardiknas:
  • Sosok Ki Hajar Dewantara: Lahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat di Yogyakarta, beliau berasal dari keluarga bangsawan namun melepas gelar kebangsawanan untuk lebih dekat dengan rakyat.
  • Perjuangan Pendidikan: Ki Hajar Dewantara mendirikan perguruan Taman Siswa pada 3 Juli 1922, yang memberikan kesempatan bagi penduduk pribumi untuk memperoleh pendidikan, tidak hanya untuk kalangan bangsawan atau Belanda.
  • Filosofi Terkenal: Semboyan Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani (Di depan memberi teladan, di tengah membangun semangat, di belakang memberi dorongan) menjadi landasan pendidikan di Indonesia.
  • Penetapan Hari Pendidikan: Pemerintah Indonesia menetapkan hari lahir Ki Hajar Dewantara sebagai Hardiknas melalui Surat Keputusan Presiden (Keppres) No. 316 Tahun 1959 pada tanggal 28 November 1959, sebagai penghormatan atas jasanya. 

Hardiknas adalah momen refleksi untuk terus melanjutkan perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan pendidikan yang memerdekakan.

Bacaan Lainnya

 

Pos terkait