Kejarinfo.com|Labuha–polimik yang terjadi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan, provinsi maluku utara antara FARIS H.MADAN selaku sekertaris DPMD, Dan Hi Maslan Hasan yang juga kepala dinas DPMD kini berakhir dengan aman, didalam internal Dinas terkait pertimbangan bupati Halsel sangatlah tepat untuk bagaimana mengamankan Dua pihak, agar jangan lagi baku hantam ALIAS baku manjelin di satu sama yang lain ,maka dari itu bupati mengambil keputusan yang tepat harus memindahkan posisi Maslan ke tempat Dinas yang lain yaitu Dinas kearsipan halsel
Di ketahui informasi yang di himpun media KEJARINFO.COM, beberapa media menyebutkan Sekretaris DPMD Halsel Fahris Hi Madan akhirnya menggusur posisi Maslan Hasan sebagai kepala dinas.
Maslan Hasan yang juga mantan Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Halsel itu kini kembali dimutasi menjabat sebagai pelaksana tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Halsel menggantikan Ety Juliani dan posisi Maslan digantikan sekretarisnya Fahris Hi Madan.
Bupati Halsel Usman Sidik rupahnya tak memberikan waktu lama kepada seorang Maslan Hasan tuk menjabat Kadis PMD Halsel, sebab Maslan Hasan yang baru dilantik kurang lebih dua bulan lalu sebagai Kadis PMD definitif.
Namun posisi itu bisa dikata hanya seumur jagung, dan langsung dipindahtugaskan.Bupati Halsel Usman Sidik mempercayakan Fahris Hi Madan yang juga mantan Komisioner KPU Halsel itu untuk menjabat sebagai pelaksana tugas Kadis PMD.
“Alhamdulillah, iya ini amanah yang dipercayakan pimpinan,” kata Fahris kepada segmen.co.id, Selasa (28/12).
Fahris bilang, bakal menjaga amanah yang diberikan ini untuk menjabat sebagai Kadis PMD Halsel.
Sekedar diketahui lelaki kerap disapa Hamlek itu kurang lebih 10 hari lalu Sekda Halsel Saiful Turuy telah melantiknya sebagai Sekretaris DPMD Halsel defenitif dan kini ia juga menjabat pelaksana tugas Kepala DPMD.
Sementara itu Kadis Perpustakaan dan Kearsiapan Halsel, Ety Juliani mengaku sempat mendengar informasi itu dari sekretarisnya.
“Iya, saya dengar begitu dari sekretaris,” kata Ety.
Ety Juliani bilang, pergantian atau mutasi kepala dinas dalam birokrasi itu sudah menjadi hal biasa. “Tidak apa-apa, itu sudah biasa dalam birokrasi,” tandas mantan Kadis Perindag Halsel itu (wr)









