Tukang Bakso Cabuli Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

Tukang Bakso Cabuli Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

 

Jakarta-Berawal mula penculikan anak dibawah umur (15) dengan membawa korban selama pelarian, pelaku yang berprofesi sebagai tukang bakso dan tukang tahu mencabuli korban sebanyak 14 kali.

Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil tangkap pelaku pencabulan dan penculikan anak di bawah umur, Selasa (08/09) di wilayah Kemayoran Jakarta Pusat.

Dalam konferensi pers Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, mengatakan, “Adanya anak hilang di bawah umur inisial Melati (disamarkan) umur 15 tahun yang punya satu kebutuhan khusus korban ini,” ujarnya kepada wartawan, Senin (05/10).

Lanjut Yusri, tersangka sudah menculik korban selama 23 hari dan membawanya dari Jakarta ke Jawa Timur. Pencabulan pertama disebut Yusri dilakukan di kosan tersangka yang berlokasi di kawasan Sunter, Jakarta Pusat.

“Tersangka datangi korban di Danau Sunter dan diiming-imingi pekerjaan dan dibawa ke kosan tersangka. Disana korban dicabuli oleh tersangka,” ujarnya.

Selama Dua pekan menunggu, keluarga belum mendapat titik terang. Kemudian keluarga melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya. Laporan ini ditindak lanjuti oleh polisi. “Tanggal 24 September pihak keluarga melaporkan kembali,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, keberadaan pelaku mulai terdeteksi. Hingga akhirnya ditangkap di daerah Jombang, Jawa Timur, pada tanggal 30 September 2020.

“Sempat menginformasikan kabar dan foto pelaku penculikan itu ke media sosial facebook. Dari sinilah polisi kemudian melakukan penyelidikan yang membuahkan hasil”, ujranya.

Kepada penyidik, pelaku mengamini sudah memperkosa korban belasan kali. “Total 14 kali melakukan pencabulan tersangka kepada korban. Aksi pencabulan itu dilakukan selama 23 hari (selama diculik),” ujarnya.

Yusri merinci, aksi pencabulan tersangka dilakukan sebanyak tiga kali di kamar kos di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Kemudian, di daerah Boyolali, Jawa Tengah tersangka kembali mencabulinya. “Selama 2 hari di Boyolali sempat dilakukan pencabulan 3 kali,” ujarnya.

Terakhir, tersangka mencabuli korban di Jombang, Jawa Timur. Di lokasi terakhir pelariannya ini tersangka memperkosa anak berkebutuhan khusus tersebut.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan pasal berlapis mulai dari Pasal 76 di UU Nomor 35 tahun 2018 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 330 KUHP tentang Penculikan, dan Pasal 332 KUHP tentang Pencabulan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sopian

Bagikan:
Tags:
banner 468x60
banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Leave a Reply