Kejarinfo ( Demak ) – Rombongan mobil Jokowi melewati jalan rusak akibat banjir di Demak. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melakukan kunjungan di pembangunan tol seksi II di Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung, Demak Propinsi Jawa Tengah.
Dalam perjalanannya sejumlah warga sudah menunggu kedatangan orang nomer satu di Indonesia tersebut. Jokowi melemparkan sejumlah kaos kepada warga di pinggir jalan.
Rombongan Jokowi tersebut melemparkan sejumlah kaos di jalan pantura KM 9 Semarang-Demak, Desa Purwosari, Sayung. Warga mengaku senang dan berharap penanganan rob di jalan pantura tersebut diperbaiki secara menyeluruh.
“Ini dapat kaos dari Pak Jokowi, senang. Harapannya semoga jalannya diperbaiki. Saya sering lewat sini, sering macet dan sering banjir (rob),” kata Sugiono yang mengaku berkerja di wilayah Kecamatan Sayung sebagai kuli angkat tratak tersebut.
area tersebut kondisi jalan sebagian rusak parah dan tergenang air rob sekitar 5-10 cm.
senada juga disampaikan Kades Sayung, Munawir, dirinya berharap agar penanganan rob dan dampak amdal pembangunan tol segera dilakukan percepatan.
“Puluhan ribu masyarakat termiskinkan karena persoalan banjir dan rob yang sudah puluhan tahun melanda masyarakat Kecamatan Sayung. Pengendalian banjir rob butuh keseriusan percepatan, penanganan urgen hanya dari sumber anggaran Pemerintah Pusat,” katanya.Demak – Rombongan mobil Jokowi melewati jalan rusak akibat banjir di Demak. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melakukan kunjungan di pembangunan tol seksi II di Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung, Demak Propinsi Jawa Tengah.
Dalam perjalanannya sejumlah warga sudah menunggu kedatangan orang nomer satu di Indonesia tersebut. Jokowi melemparkan sejumlah kaos kepada warga di pinggir jalan.
Rombongan Jokowi tersebut melemparkan sejumlah kaos di jalan pantura KM 9 Semarang-Demak, Desa Purwosari, Sayung. Warga mengaku senang dan berharap penanganan rob di jalan pantura tersebut diperbaiki secara menyeluruh.
“Ini dapat kaos dari Pak Jokowi, senang. Harapannya semoga jalannya diperbaiki. Saya sering lewat sini, sering macet dan sering banjir (rob),” kata Sugiono yang mengaku berkerja di wilayah Kecamatan Sayung sebagai kuli angkat tratak tersebut.
area tersebut kondisi jalan sebagian rusak parah dan tergenang air rob sekitar 5-10 cm.
senada juga disampaikan Kades Sayung, Munawir, dirinya berharap agar penanganan rob dan dampak amdal pembangunan tol segera dilakukan percepatan.
“Puluhan ribu masyarakat termiskinkan karena persoalan banjir dan rob yang sudah puluhan tahun melanda masyarakat Kecamatan Sayung. Pengendalian banjir rob butuh keseriusan percepatan, penanganan urgen hanya dari sumber anggaran Pemerintah Pusat,” katanya..(Dik)














Hari ini : 1838
Kemarin : 2332
Total Kunjungan : 2160862
Hits Hari ini : 20506
Who's Online : 19