Dari Tangerang untuk Dunia: SBCC ke-5 Jadi Jembatan Atlet Menuju Kancah Internasional

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; sv:16.2.10.0.W20; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.59713, 0.6722914);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 41;

KOTA TANGERANG – Kepala Disporabudpar Kota Tangerang Kaonang menyampaikan, bahwa pemerintah kota Tangerang mendukung penuh agenda Silat Banten Cisadane Championship (SBCC) ke-5,  menurutnya SBCC sangat konsisten dalam menyelenggarakan acara. “ucapnya saat mewakili walikota Tangerang yang berhalangan hadir.

Selain itu Kaonang juga mengapresiasi kepada IPSI kota Tangerang dan panitia penyelenggara, ia juga melihat kesungguhan IPSI Kota tangerang terlihat dari kepesertaan yang semakin meningkat.

Bacaan Lainnya

Dirinya mengucapkan terimakasih kepada tim medis rumaha sakit Brawijaya yang terus mendukung kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Kaonang berpesan agar para peserta dapat menjalin antar sesama pesilat. Tidak kalah penting Kaonang juga menyampaikan bahwa pemerintah kota tangerang akan terus memperhatikan atlet berprestasi, seperti memberikan beasiswa kuliah gratis di salah satu universitas ternama.“ungkapanya

Sementara itu Wakil Ketua III Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Banten (Bidang Pembinaan Prestasi), H. Misnan, S.H, memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Kota Tangerang dalam dunia pencak silat. Menurutnya, Kota Tangerang merupakan “gudang” atlet bagi Provinsi Banten.

Hal tersebut disampaikan H. Misnan pada pembukaan kejuaraan pencak Silat Banten Cisadane Championship (SBCC) ke-5 Kota Tangerang. Perhelatan yang berlangsung di Mall Bale Kota Tangerang pada jumat 24 april 2026.

​”Secara jujur harus diakui bahwa sekitar 70% atlet pencak silat di Provinsi Banten berasal dari Kota Tangerang. Sistem pembibitan di sini sangat luar biasa. Itulah sebabnya IPSI Banten sangat antusias dan mendukung penuh setiap kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh IPSI Kota Tangerang,” ujar H. Misnan.

​Wakil Ketua III IPSI Provinsi Banten ini memuji peran Pemerintah Kota Tangerang yang dinilai sangat peduli dan konsisten dalam mendukung para atlet hingga mampu berkiprah di kancah internasional.

Selain menjadi wadah utama dalam melestarikan budaya asli Indonesia, H. Misnan mengungkapkan ajang ini juga merupakan langkah strategis untuk menjaring sekaligus membina bibit-bibit atlet muda berbakat sejak dini.

​”Dukungan pemerintah daerah sangat terasa. Hasilnya, kita telah melahirkan atlet tingkat dunia. Baru-baru ini, atlet ganda putra dari IPSI Kota Tangerang berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih juara dunia di Abu Dhabi. Selain itu, pada ajang tingkat pelajar di Brunei Darussalam, tim Indonesia keluar sebagai juara umum, di mana atlet dari Kota Tangerang turut berkontribusi besar di dalamnya,” lanjutnya.

​Menatap Target Juara Umum 2026

​Menghadapi berbagai agenda besar di tahun 2026, H. Misnan menegaskan target ambisius untuk mempertahankan dominasi Kota Tangerang. Berdasarkan arahan Ketua IPSI Kota Tangerang, Irman Pujasera, fokus utama saat ini adalah mempertahankan gelar juara bertahan.

​”Target kami jelas. Di ajang Popda, Kota Tangerang sudah lima kali berturut-turut menjadi juara umum, dan kami optimis tahun ini gelar tersebut kembali diraih. Begitu pula di ajang Porprov, kami bertekad untuk kembali mengamankan posisi juara umum untuk keenam kalinya,” tegasnya.

Geliat prestasi atlet Kota Tangerang kian tak terbendung, H. Misnan mengatakan kehadiran sekitar 15 atlet remaja di level nasional mempertegas bahwa kota berslogan Akhlakul Karimah ini tidak pernah kehabisan talenta.

“​Saat ini, prestasi atlet asal Kota Tangerang terus menanjak. Tercatat sekitar 15 atlet remaja telah berkiprah di level nasional, membuktikan bahwa regenerasi atlet di kota ini berjalan dengan sangat produktif dan berkelanjutan,” tutupnya.

(Dk)

Pos terkait