Abaikan SOP, Proyek Galian PIPA PDAM TKR Bikin Macet dan Membahayakan Pengguna Jalan

TANGERANG – Warga dan pengguna jalan keluhkan proyek galian pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kerta Raharja (TKR). Kabupaten Tangerang, Pasalnya proyek tersebut abaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) sehingga menyebabkan jalanan menajadi macet dan membahayakan pengguna jalan.”Rabu 14/5

Tidak adanya rambu-rambu pekerjaan proyek dan yang dipasang oleh pihak PDAM TKR maupun Kontraktor yang mengerjakan pipa seakan-akan mengabaikan Permen PU no 5 tahun 2014 dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan raya, Pasal 99 ayat 1.

Akibat abaikan SOP, Jalan raya daon-kukun kecamatan Rajeg terjadi kemacetan yang cukup parah dan menyebabkan satu mobil truk fuso amblas di lubang galian pipa PDAM TKR Kabupaten Tangerang.

Kritik juga ditujukan kepada pihak pelaksana proyek yang ditunjuk oleh PDAM TKR, karena dinilai lalai dan tidak profesional. Salah satu Warga mengatakan di lokasi jarang melihat pengawasan proyek galian.

“Kami minta tanggung jawab dari PDAM dan pelaksana untuk diawasi dan jngan menunggu ada korban jatuh baru sibuk beresin. Ini jalan umum, bukan halaman proyek!” cetusnya


Kami selalu warga mendesak agar material coran segera disingkirkan, lubang bekas galian dipadatkan dan ditutup rapat atau diberi rambu-rambu proyek agar tidak memakan korban, dan tentunya pengawas harus bekerja secara prosedur demi keselamatan pekerja dan pengguna jalan.

Hamdan pengguna jalan merasa kecewa, seharus nya pihak PDAM Hadir untuk memberikan solusi dan kenyamanan pada pengguna jalan, jangan lepas tangan ditambah tidak ada rambu-rambu proyek yang dipasang, material berserakan di pinggir jalan bikin emosi liatnya.ungkap hamdan yang sedang melintasi jalan raya kukun.

Sementara itu Rahmat Paska selaku Humas PDAM TKR saat dikonfirmasi kejarinfo.com rabu 15 Mei 2025 via Whatsaap mengatakan, pihak PDAM TKR sudah tangani beberapa temuan di lapangan, vendor sudah kita tegur dan tentunya ini menjadi evaluasi terhadap kinerja dilapangan.”Katanya

Masih kata Rahmat Paska, Pekerjaan akan terus di pantau dan di evaluasi, kita sangat berharap proyek pipanisasi untuk menyalurkan air bersih ke masyarakat dapat berjalan lancar tanpa melanggar hak-hak masyarakat dan pengguna jalan yang di lewati jalur pipa, dan ia juga berterimakasih kepada media dilapangan atas masuknnya.

D2

Pos terkait