Banyumas- Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1442 Hijriah jatuh pada Selasa 13042021. Tahun ini Masjid Agung Baitussalam, Purwokerto menggelar Shalat Tarawih selama Ramadhan dengan protokol kesehatan yang ketat, ungkap Humas Masjid Agung Baitussalam, Purwokerto Ir.H.Alief Einstein,M.Hum.
Covid-19 yang awalnya epidemi berubah menjadi pandemi sejak April 2020 sebagaimana dinyatakan Organisasi Keseharan Dunia (WHO). Ketua Takmir Masjid Agung Batussalam/MAB Dr.H.Muh.Hizbul Muflihin,M.Pd. memaparkan bahwa merespons pandemi, Takmir MAB melakukan beberapa upaya. Kendati pada masa pandemi, Takmir MAB sejak akhir Februari 2020 sudah membentuk Tim Gerak Reaksi Cepat Antisipasi Penyebaran Covid-19 (GRAP Covid-19) dengan Ketua Timnya H.Sudarman,S.Ag. Dalam programnya Tim GRAP Covid-19 menetapkan :
1. Sterilisasi lingkungan masjid di semua bagian fisik masjid yang sering disentuh jamaah termasuk lantainya. 2. Melakukan kerjasama dengan BNPB Kabupaten Banyumas dalam penyemprotan fisik bangunan masjid. 3. Menerapkan protokol kesehatan kepada semua jamaah tetap. 4. Membatasi kehadiran jamaah dari luar. 5. Menyediakan kebutuhan alat cuci tangan dan hand sanitazer pada semua pintu masuk masjid.
Dosen IAIN Purwokerto dan Tim. WASLITEV PW PTKI pada Kementerian Agama RI di Jakarta Dr.H.Muh.Hizbul Muflihin,M.Pd. mengatakan bahwa Masjid Agung Baitussalam didesain untuk bagaimana ibadah para jamaah di masjid dapat secara higienis, aman, nyaman, dan sehat kembali sampai di rumah. Untuk itu, kegiatan Masjid Agung yang tetap berjalan sampai kini di antaranya Jama’ah Sholat Jum’at dan Kajian badka Subuh dan Maghrib, semua tetap berjalan dengan aman lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (prokes).
Prokes yang masih dijalankan adalah jemaah diukur suhu tubuh sebelum memasuki masjid, baik untuk keperluan sholat wajib atau sekedar rapat dan berwudhu. Kemudian pengepelan dan penyemprotan lantai masjid, sterilisasi peralatan khutbah setiap selesai dipakai, dan melakukan edukasi kepada masyakat melalui pemasangan poster di lingkungan Masjid Agung Baitussalam.
Bahkan Kondisi Masjid Agung pernah ditinjau oleh Tim Covid-19 Kabupaten Banyumas Cq. Tim Covid-19 Kecamatan Purwokerto Timur dan dinyatakan bagus serta konsisten dalam melaksanakan program pencegahan Covid-19. Khusus selama bulan Ramadhan 1442 H Masjid Agung Baitussalam, Purwokerto tetap menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat dan terstrandar.
Bahkan saat kegiatan jamaah Sholat Tarawih prokesnya disepadankan dengan penyelenggaraan Sholat Jum’at. Demikian pula saat buka bersama setiap hari dengan jumlah maksimal 200 orang. Untuk kajian menjelang Tarawih dan bakda Shubuh juga dilaksanakan dengan mengutamakan penceramah dari dalam (pengurus takmir atau yayasan).
Hal ini diputuskan karena dinilai bahwa penceramah dari dalam sudah paham dengan protokol kesehatan dan dapat menjaga diri dimanapun (sehingga terhindar dari terpapar Covid-19).
Salah satu upaya pencegahan dari penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di masa pandemi yaitu dengan penerapan protokol kesehatan.
Penerapan protokol kesehatan dimaksud untuk melindungi dirinya sendiri dan melindungi orang lain agar tidak tertular Covid-19. Ketua GRAP Covid-19 MAB Sudarman menjelaskan bahwa Protokol Kesehatan di Masjid Agung Baitussalam yakni : 1. Mengikuti Juklak dari Prokes Pemerintah Kabupaten Banyumas, 2. Setiap jamaah masuk/keluar masjid cuci tangan, wajib pakai masker selama beribadah, bagi yang tidak/lupa pakai masker disiapkan masker oleh Gugus Tugas Masjid, 3. Masjid setiap pagi disemprot disinfektan untuk menunjang keamanan jamaah beribadah di tengah pandemi, 4. Sebelum dan sesudah kegiatan di dalam masjid, lantai masjid langsung dibersihkan, 5. Bagi jemaah yang sedang sakit, batuk, demam, sesak napas, dan mengalami gejala flu agar melaksanakan salat di rumah hingga dinyatakan sembuh. Hanya jemaah sehat yang diperbolehkan ke masjid, 6. Jamaah beribadah berjarak dengan jamaah lain, 7. Selalu mengikuti program dari Gugus Tugas PemKab. Banyumas.
Seksi Keamanan Takmir Masjid Agung Baitussalam yang juga Kepala Urusan Pembinaan Operasional Satsabhara Polresta Banyumas Iptu Trijanto mengatakan bahwa MAB tetap utamakan keamanan, kenyamanan, kekhusuan dalam beribadah, dan tidak lepas tetap terapkan Protokol Kesehatan secara ketat, serta tetap selektif pada jamaah baik yang aktif maupun pendatang/pengunjung yang sekedar singgah di kota Purwokerto.
Dicky













Hari ini : 1642
Kemarin : 2332
Total Kunjungan : 2160666
Hits Hari ini : 18547
Who's Online : 29