Tangerang – Puluhan calon jamaah umroh datangi Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Faizun di kampung pasirgadung Rt 002 Rw 004 Desa Pasirgadung Kecamatan Cikupa.” Selasa 27/2/2024
Kedatangan para calon jamaah umroh untuk menagih janji pemberangkatan nya pada hari ini selasa 27 Februari 2024, namun harapan itu kandas ditangan oknum ustad yang tak lain pimpinan pondok pesantren yang tidak bertanggung jawab.
Siti Maesaroh salah satu jamaah umroh asal Sepatan menjelaskan kepada wartawan, saya sudah membayar biaya umroh sebesar RP. 50.000.000 ( Lima Puluh Juta Rupiah ) sampai saat ini tidak ada kejelasan yang pasti dari oknum ustad sodikin soal keberangkatan dan aneh nya saat di hubungi nomor tersebut tidak pernah aktif jadi saya merasa kesulitan berkomunikasi, niat kami semua yang ada disini bertujuan untuk ibadah ke tanah suci, kenapa malah dipermainkan begini sama oknum ustad yang tidak jelas dimana keberadaannya sekarang.” Ucapnya
Sementara calon jamaah umroh asal desa Sukaharja kecamatan Sindang jaya mengungkapkan penyesalan akibat kena bujuk rayu oknum ustad tersenut untuk mendaftarkan diri sebagai peserta calon jamaah umroh di agen travel yang dijalaninya, kami kesini bersama semua korban yang tertipu menuntut agar uang kami segera dikembalikan, susah payah kami menabung bertahun tahun agar bisa berangkat umroh ke tanah suci mekkah malah di hianati dengan cara seperti ini.” Katanya sambil mengeluarkan amarah
Bukan saja korban materi tapi kami beban moral kepada keluarga, semua warga lingkungan karena mereka tau jika kami akan berangkat umroh pada hari ini, ditambah kami selaku calon jamaah sudah melaksanakan tasyakuran atau walimahan, coba bayangkan sama bapak betapa malu nya kami.”ungkap Nurhasanah
Selama ini kami hanya di janji- janjikan dan tidak mendapatkan kejelasan dari oknum ustad sodikin, mana orang yang mengatas namankan kuasa hukum nya bernama Simbolon, kami akan di berangkatkan pada hari ini, tapi kenyataannya masih di bohongi.
Terpisah : Murni dan suami asal kp.Teureup desa Sukaharja Sindang Jaya merasakan hal yang sama telah tertipu oleh ustad tersebut, pasalnya kata murni saya mendapatkan gadaian rumah pada bulan maret dari ustad tesebut sebesar Rp.170.000.000 ( seratus tujuh luluh juta rupiah) namun nasib kurang beruntung beberapa bulan kemudian saya diusir dan rumah yang di tempatinya malah diambil alih oleh orang lain yang katanya rumah tersebut sudah dijaminkan oleh ustad sodikin atas dasar utang piutang yang belum diselesaikan dengan orang tersebut kata murni dalam keterangan nya kepada wartawan.
Maspunah selaku adik Pimpinan Ponpes Al-Faizun saat memberikan keterangan di hadapan jamaah dirinya meminta agar para jamaah bersabar sebab mau membuat perjanian baru juga dihawatirkan meleset lagi yang ada nanti tambah kecewa, intinya semua permasalahan ini akan di selesaikan tapi harus sabar.”katanya
Musyawarah yang di hadiri pihak polsek cikupa polresta Tangerang, semua korban disarankan untuk bersabar agar tidak melakukan keributan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya hanya menyarankan kepada semua korban silahkan untuk melaporkan hal ini kepada kami pihak kepolisian dan membawa bukti-bukti yang dimiliki.”Katanya
Red

















Hari ini : 1246
Kemarin : 1906
Total Kunjungan : 2107973
Hits Hari ini : 7420
Who's Online : 21