Kejarinfocom (DEPOK) – Wartawan bersama Gerakan Anti (GA) Anti Covid adakan penyemprotan disinfektan turun langsung door to door dari rumah ke rumah warga yang wilayahnya banyak tertular virus Corona Covid-19 di Gg Bhakti I – II – III, RT 02/02 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Rabu, (30/6/2021)
Kepedulian sosial Penyemprotan tersebut berawal dari informasi masyarakat, bahwa di lingkungan Rt 02, Rw 02 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas ditemukan ada warga yang terkena virus corona sebanyak 10 orang
“ya, memang ada yang terpapar vrus corona, sebanyak 10 orang, bahkan sebelum dilakukan penyemprotan baru saja ada yang meninggal kata Zaenal Arifin ketua karang taruna Rt 02/02.
Dia jelaskan, diingkungan Rt 02/02 ini ada sebanya 300 kepala keluarga, sementara yang terpapar baru 10 orang.
Senada disebutkan M Arifin warga setempat menuturkan, bahwa warga dilingkungan RT 02 memang banyak yang hilir mudik, termasuk pendatang juga yang mengontrak.
kita tidak bisa memonitor warga yang keluar masuk di lingkungan Rt 02, apakah dia sebagai OTG atau ODP tandasnya
Dikatakan Mangaranap Sinaga ketua Gerakan Anti (GA) Covid-19, Hari ini kami kembali adakan gerakan anti covid, untuk sekian kalinya dengan aksi melakukan penyemprotan disinfektan dua kali di wilayah yang berbeda yaitu, pertama dijalan Rambutan Raya dan di Gg Bakti RT 02/02 kelurahan Depok, dimana banyak warga yang terpapar Covid-19 ujar Mangaranap.
Kita lakukan penyemprotan menggunakan alat pelindung diri (APD), Di masing – masing wilayah tersebut ada yang warga meninggal dunia akibat tertular virus Corona varian baru ungkapnya.
Kami juga melakukan penyemprotan di daerah zona merah, seperti di wilayah Duren Mekar, kecamatan Bojongsari.
“Hari ini GA anti Covid melaksanakan penyemprotan disinfektan bersama rekan – rekan wartawan media online.
Penyemprotan dilakukan di lingkungan khususnya wilayahnya terkena virus corona.
” Kebetulan di Gg Bhakti Jaya RT 02/02 juga ada warga meninggal dunia yang tertular virus Corona inisial An (35) tahun.
Selain itu Mangaranap terangkan, sebelumnya kami juga sudah melakukan bagi bagi masker dan sembako, penyemprotan juga lakukan di tempat rumah ibadah, Masjid, Gereja, Lintang dan kelenteng, imbuhnya
Dengan melonjak Covid-19, kita juga lakukan sosialisasi edukasi dengan memasang spanduk sebagai bentuk himbauan kemasyarakat agar tetap mentaati Prokes, mentaati 5 M.
Di kota Depok saat ini, angka terpapar Covid hampir rata – rata 600, bahkan tiga hari terakhir ini meningkat lagi diatas 700 yang positif terpapar virus Corona.
Dari semalam hingga siang tadi kasus covid ada sebanyak 21 orang yang meninggal dunia, sebentar sore ini kita akan mendapat informasi lagi, pungkas ketua GA anti Vovid Kota Depok ini.
Untuk itu, kata Mangaranap, kita mengajak wartawan supaya dapat tersosialisasi perkembangan terbaru, dan berharap wartawan media online untuk berita – berita terhadap kondisi Covid saat ini dapat diketahui oleh masyarakat kondisi yang sebenarnya.
Gerakan Anti Covid-19 ini adalah salah satu, upaya menjaga penularan virus Corona, seperti moto kami, yaitu ” Kita jaga Kita”, karena yang menjaga diri kita adalah diri kita sendiri, bukan orang lain.
Untuk itulah efektifnya kerjasama wartawan PWOIN kota Depok dengan kami dari Gerakan Anti Covid di kota Depok,
Dikesempatan tersebut, Ketua PWOIN kota Depok Benny Gerungan mengatakan, dengan kondisi melonjaknya Covid – 19 di kota Depok, maka dari itu pihak pemerintah bersama relawan berperan aktif untuk mengatasi penanganan pencegahan, penanggulangan pandemik vrirus Corona di kota Depok.
“harus cepat tanggap, mengatasinya, karena virus Covid itu masih ada, dan jangan paranoid atau tegang menghadapi virus Corona ini, tutupnya.( Yn)



















Hari ini : 1517
Kemarin : 1834
Total Kunjungan : 2055578
Hits Hari ini : 14315
Who's Online : 14