Tuntut Minta Maaf, PMII Unsera Pastikan Tindak Tegas Pelaku Pencelaan Terhadap Salah Satu Kader

SERANG || Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Serang Raya (Unsera) mengecam dengan tegas tindakan penghinaan yang dilakukan oleh oknum Wakil Presiden mahasiswa Farid melalui media sosial terhadap Kader PMII.

Nur M. Yasin Fadili mengatakan, pihaknya akan mengawal hingga yang bersangkutan meminta maaf kepada institusi maupun kader PMII.

Bacaan Lainnya

“Kami mengecam karena yang bersangkutan mencela dan menyebarluaskan dengan narasi yang tidak pantas kepada salah satu kader kami,” tegasnya.

Diluar dari itu, Fadili mengatakan, kehadiran PMII di Aula Universitas Serang Raya datang sebagai tamu undangan, pada acara yang digelar oleh Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) yang juga disambut oleh Rektor Universitas Serang Raya.

Tidak hanya itu, hadir juga dalam acara tersebut PMII dari kampus lainnya yang turut diundang untuk menyukseskan kegiatan ISNU.

“Jika ingin mencegah kehadiran PMII, maka itu diluar kendali kami karena kegiatan tersebut diselenggarakan oleh ISNU. Namun, kami tidak mengira tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum bernama Farid Sutisna yang mencela salah satu kader kami bahkan menyebarluaskan dengan narasi yang tidak terpuji,” jelas Fadili.

Fadili juga menyebut, bahwa oknum yang bersangkutan tidak cermat dalam menyikapi situasi dan dinilai gegabah. Dia juga menyayangkan, tidak sepantasnya Wapres memberikan ujaran seperti itu karena dinilai tidak beretika.

“Ini menjadi penting karena yang bersangkutan adalah figur dan seharusnya menjadi panutan mahasiswa dan tentu saja bisa ini fatal dan berdampak pada pandangan khalayak terhadap nama baik almamater kampus ” tuturnya.

“Seharusnya, dilihat dulu konteksnya seperti apa, kami mahasiswa terpelajar mampu menilai hal hal yang melanggar dan tidak,” katanya.

Karena hal tersebut dinilai telah mencoreng nama baik kader dan marwah organisasi PMII, maka dengan tegas Fadili menuntut yang bersangkutan saudara Farid untuk itikad baiknya memohon maaf secara resmi pada PMII sebelum melakukan tindakan lebih jauh.

“Lebih dari itu kami atas nama institusi sudah membuka menunggu i’tikad baik dari Farid agar meminta maaf secara terbuka terhadap korban penghinaan maupun terhadap organisasi, karena ini mencederai marwah organisasi.” Imbuhnya lebih lanjut.

Ia juga berharap agar tidak ada kejadian seperti demikian

“Saya berharap tidak terjadi lagi tindakan penghinaan terhadap pribadi mau institusi baik menggunakan media sosial maupun dengan cara lain karena hal ini jelas melanggar UU ITE.” Ungkapnya.
Sementara itu, Raynanda sebagai korban pencelaan mengatakan, dirinya tidak terima karena oknum menyebarluaskannya dengan narasi yang tidak pantas dan menjelekkan.

“Saya tidak terima dan menuntut yang bersangkutan untuk minta maaf. Karena apa yang dilakukan oleh yang bersangkutan telah membuat nama saya dan marwah organisasi tercoreng. Yang bersangkuta telah menyebar luaskan gambar saya dengan narasi yang tidak pantas dan bisa menggiring opini publik mahasiswa terhadap saya dan PMII,” tuntutnya.

Untuk diketahui, salah satu kader PMII Unsera bernama Rey mendapat celaan dari oknum bersangkutan yang bernama Farid Sutisna. Hal ini dinilai Farid tidak berakal dan membuatnya berkata buruk tentang Raynanda saat menghadiri acara ISNU di Aula Universitas Serang Raya, Jumat (7/10/2022) kemarin.

Hm

Pos terkait