Sekda Banyumas Kukuhkan Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja

Sekda Banyumas Kukuhkan Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja

Banyumas – Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Banyumas Drs Nugroho Purwoadi, MM mengukuhkan Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Banyumas periode 2021-2024, Kamis (03/06/2021) di Pendopo Sipanji Banyumas. Pelantikan 13 pengurus yang diketuai Pdt Maria Puspitasari, S.Si. M.Ikom dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, dan jajaran Forkompimda, Kepala Kemenag dan undangan lain secara terbatas.

Bupati Banyumas Achmad Husein yang berhalangan hadir karena sakit dalam sambutan yang dibacakan oleh Asmin mengatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang masyarakatnya paling majemuk di dunia, karena memiliki keragaman dalam hal suku, agama, budaya, etnis maupun ras. Indonesia juga merupakan negara religius yang menghargai nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

keberadaan organisasi-organisasi keagamaan seperti halnya BAMAG ini sangatlah diperlukan dalam membimbing, membina dan mengayomi masyarakat, yang dilandasi semangat persaudaraan, tolong menolong dan toleransi, serta menekankan nilai-nilai persamaa, keadilan dan demokrasi.

saya berharap BAMAG Kabupaten Banyumas, dapat memberikan konstribusi nyata dalam pembangunan bangsa dan negara melalui berbagai program kerja dan kegiatan yang dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya
Kepala Kementrian Agama Kabupaten Banyumas Aksin Aedi

Dirinya pengajak pengurus BAMAG baru untuk dapat bersama-sama Kemenag melayani umat dengan maksimal. Mengingat kedepan pelayanan di Kantor Urusan Agama tidak hanya melayani masyarakat yang beragama Islam saja.

“Beberapa waktu yang lalu Menteri Agama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah mencanangkan program revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) untuk meningkatkan layanan keagamaan bagi masyarakat hingga level terbawah. Melalui revitalisasi ini, KUA akan memiliki fungsi menjadi media dalam menggerakkan praktik moderasi beragama di tingkat kecamatan. Sehingga potensi konflik keagamaan bisa diantisipasi lebih dini,” kata Achsin

Untuk itu Kepala Kemenag meminta kerjasama yang baik dengan BAMAG dan organisasi keagaaman lain demi terlaksananya program tersebut
Ketua BAMAG Kabupaten Banyumas yang baru Pdt Maria Puspitasari, S.Si. M.Ikom saat diwawancarai mengatakan bahwa Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Banyumas mencakup 104 gereja.

“Program kerja kami antara lain akan menyusun adminstrasi secara lebih tertib dan lengkap, kemudian akan mengurus Badan Hukum. Kami juga akan menjalin kerjasa sama dengan gereja-gereja, dengan Pemerintah serta lembaga-lembaga dan ormas yang Cinta NKRI,” katanya.

Meski kepengurusan sangat mungil Pendeta Maria berharap dapat menjalin hubungan dan kerjasama yang baik dengan berbagai pihak.
Pengurus BAMAG Kabupaten Banyumas Periode 2021-2024 Ketua Umum Pdt Maria Puspitasari, S.Si. M.Ikom, Ketua 1 Pdt Hudianto, S.Th, Ketua 2 Pdt Antipas Rudianto, M.Th, Sekretaris 1 Pdt Benny Waluyo, S.Th, Sekretaris 2 Ristiwa Marbun, M.Pd. K, Bendahara 1 Pdt Edwin Wirawan Liem dan bendahara 2 Ani Kurniawati, SE.

Bidang Sosial dan Kemitraan Josua Julianto, SE, Bidang Anak dan Pemuda Pendeta Samuel Oey, Bidang Perempuan Ellen Louis, S.Psi dan Pdt Rhany K, S. Th, Bidang Hukum dan HAM Timotius Prayitno Utumo, SH dan Bidang Seni Budaya dan Media Dr Pangeran Manurung, M.Th. Dicky

Bagikan:
Tags:

No Responses

Tinggalkan Balasan