Keerom (PAPUA) – KEJARINFO COM. Persiker Keerom merupakan, salah satu tim Liga III zona Papua asal Kabupaten Keerom yang hadir dengan semangat dan sportifitas yang tinggi, di mata Asprov PSSI Propinsi Papua maupun tim tim lain di luar Keerom termasuk tim tim yang berada di liga III Zona Papua.
Dari sejumlah kompetisi yang telah di lalui, di Tahun 2019 Persiker memiliki peluang lolos, namun saat itu bertepatan dengan sejumlah aksi demonstrasi akibat rasisme membuat kompetisi harus di akhiri, sementara itu Tahun 2020 kompetisi liga III tidak bergulir akibat pandemi covid – 19.
Tahun 2021 menjelang bergulirnya Liga III Zona Papua, Persiapan Persiker cukup baik, kita sedang mempersiapkan tim secara maksimal. Demikian manajer Persiker Keerom, Dian N Wellip, S. Pd. M. Si, kepada Kejarinfo di Home base Persiker Keerom, Stadion Mini Swakarsa/Keerom-Papua
Di Katakan, ada sejumlah dukungan yang luar biasa, mulai dari Asprov PSSI Propinsi Papua, Tim PON Papua yang di Nahkodai Bung Eduar Ivakdalam, Askab PSSI Kabupaten Keerom, di bawah Kepemimpinan Bung Robby Borotian yang selalu hadir dalam sejumlah ujicoba. Dukungan ini menjadi spirit dan modal bagi Persiker Keerom menuju kompetisi liga III zona Papua Tahun 2021 yang akan bergulir bulan september ini.
Kata dia, Menjelang Kompetisi Liga III Zona Papua persiapan tim terus di berjalan, Persiker juga mendapatkan penghargaan dari TIM Sepak Bola PON Papua, yang. mana Persiker Keerom di tunjuk sebagai tim dapat melakukan simulasi dengan Tim Sepak Bola PON Papua maupun tim Sepak Bola PON dari Propinsi lainnya yang akan hadir di Papua, sehingga kami sedang menata tim ke arah itu.
Sejumlah persiapan terutama adminitrasi tim, kontrak pemain, pengupahan pemain dan lainnya sedang kami lakukan, selain itu pemantapan tim melalui sejumlah program latihan dan ujicoba.
Terkait dengan kontrak pemain, Menurut Dian N Wellip, ada sejumlah tim di liga III yang sedang memburu pemain termasuk pemain kita di Persiker, sehingga kita hari ini sedang berupaya mengikat mereka atau kontrak agar pemain kita tidak meninggalkan Persiker dan gabung dengan tim lain. Kami memiliki komitmen agar pemain kita tetap bertahan untuk membela Tim Elang Perbatasan ini..
Persiapan Tim sudah cukup baik, hanya saja tidak adanya sponsor untuk pembiayaan kebutuhan Tim menjadi kendala yang kita hadapi saat ini, kami saat ini bergerak apa adanya, walau demikian, kami tetap memiliki komitmen agar tim yang berbasis di Batas dua Negara ini tetap eksis.
Lebih jauh Dian N Wellip, Menambahkan pada Kompetisi liga III Zona Papua Tahun ini, kami berusaha hadir sebagai tim kuda hitam bagi tim tim lain, guna mewujudkan harapan kita, yakni mengakhiri liga III dan naik ke liga II Nasional tahun depan.
Untuk memperoleh hasil yang maksimal, Kami juga mengharapkan dukungan seluruh masyarakat Keerom, mari sama sama kita dukung tim kebanggan kami menuju liga II Nasional.
Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Askab PSSI Kabupaten Keerom Robby Borotian mengatakan, Persiker akan menjadi tim kuda hitam bagi tim tim lain di liga III Zona Papua tahun ini.
Menurut Robby Borortian, Tahun ini (2021) kami memiliki terget yakni Persiker Keerom lolos ke liga II Nasional. Untuk mewujudkannya, kami juga berharap kepada Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten Keerom, terutama dinas terkait maupun berbagai dinas yang ada, mohon dukungan moril, tenaga, pikiran untuk memotifasi tim Persiker Keerom ini dalam menatap kompetisi liga III zona Papua.
Semua pihak termasuk seluruh masyarakat Keerom di harapkan memberi dukungan kepada Tim Persiker Keerom guna menciptakan semangat juang yang tinggi dalam diri pemain, jika demikian maka sudah tentu harapan kita menuju kancah Sepak Bola Nasional dapat terwujud. Tuturnya.. (NAB)


















Hari ini : 742
Kemarin : 2404
Total Kunjungan :