KEEROM – PAPUA, KEJARINFO COM, hampir sebulan melakukan Pendataan sejumlah berkas Mahasiswa Keerom yang melaksanakan Study diberbagai Perguruan Tinggi di Papua maupun di luar Papua, serta pendataan Calon Mahasiswa baru yang nantinya menerima Bantuan Study maupun Beasiswa, mulai kemarin seluruh proses pendaftaran penerimaan bantuan sudah kami klose.
Hal itu utarakan salah satu Staf Bidang Pendataan Mahasiswa, pada Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Keerom, Pius Amo, S.Ag, kepada Kejarinfo, di sela proses kegiatan pendataan berkas Mahasiswa, ( 10/9/2021).
Di Katakan, tidak ada lagi isu di luar sana bahwa masih ada beasiswa dan lainnya, kami juga sudah memastikan seluruh anak asli telah terkafer secara baik karena kami melayani berdasarkan data dari Ketua Ikatan Mahasiswa Distrik masing masing. Sekarang menuju tahapan pembayaran kepada mahasiswa, kita pastikan minggu depan sudah bisa melaksanakan proses Pembayaran.
Kata Dia, Untuk 49 Orang kelas MOU Pemda Keerom, dengan UNIPA Manokwari, Bantuan maupun biaya Studynya, sudah di tahap peminda bukuan. Sedangkan untuk teman teman Mahasiswa S1, Maupun S2, dalam satu minggu ini terjadi keterlambatan, akibat ada beberapa anak asli Keerom yang belum terupdate di dalam data Base Mahasiswa Boda (HIMABODA).
Menurut Pius Amo, S. Ag, Memang mereka sudah memberikan data ke Dinas Pendidikan, namun data itu belum masuk dalam data base himpunan Mahasiswa Keerom, sehingga sebagian belum terakodimir di dana Otsus, walau demikian kami harus merekap ulang lagi sehingga kita usul di Dana Alokasih Umum (DAU) agar bisa terkafer dalam realisasi pembayaran minggu depan.
Kami sudah berupaya untuk mengakomodir agar semuanya terkafer, serta proses ferifikasihpun telah selesai, maka untuk pendaftaran kami sudah klose kemarin sore. Sudah tidak ada lagi Pendaftaran untuk Penerimaan bantuan study maupun biaya study karena koutanya sudah pas dengan anggaran yang tersedia.
Lebih jauh, Salah satu Intelktual Keerom ini menambhahkan, pendaftarannya sudah kami klose, sekarang kami menuju pada tahapan proses pembayaran yaitu, Seminari menengah maupun seminari atas, di Manakowari – Sorong, dan Jayapura, Kedokteran, Penerbangan, IPDN, serta untuk pengiriman umum S1 dan S2.
Jika ada yang merasa tidak di akomodir terutama anak asli, bisa datang ke dinas untuk menanyakannya secara langsung kepada kami di dinas, kami juga akan tetap berusaha agar semua data mahasiswa dapat terkafer secara baik dan semuanya sedang kami kerjakan agar semua bisa mendapatkan biaya Studynya. Isu di kalangan internal Mahasiswa/i bahwa, jumlah Beasiswa dan bantuan Study yang telah di tetapkan Bupati adalah sebesar Rp 6 Milyar, adalah berita hoax dan tak perlu di tanggapi oleh siapun Mahasiswa, bantuan pendidikan yang sebenarnya adalah sebesar Rp, 2.338.760.000…Tegas Pius…
Terkait dengan Hal tersebut, Kasubag Kepegawaian Dinas P dan K, Chales mengatakan, Bantuan pemerintah ini di harapkan bermanfaat bagi Mahasiswa Keerom. biaya tersebut jangan di gunakan untuk hal hal negatif.
Gunakanlah sebaik mungkin sekecil apapun bantuan Pemerintah, ingat, hidup yang di kuasai keinginan daging, dapat memupus harapan masa depan anda di negri ini. Tutupnya.. (NAB)
















Hari ini : 1705
Kemarin : 1619
Total Kunjungan : 2053932
Hits Hari ini : 11437
Who's Online : 23