KEEROM – PAPUA – Kejarinfo com,Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) di Kabupaten Keerom di minta seriusi guna memenuhi kekurangan guru di sekolah sekolah dasar milik Yayasan Katolik ini. Demikian salah satu Intelektual Keerom, Pius Amo S. Ag, kepada Kejarinfo di sela sela kegiatan pemantauan terhadap sekolah – sekolah dara milik Yayasan Katolik ini, (31/8/2021)
Di Katakan, ada beberapa Sekolah Dasar milik Yayasan Katolik di Kabupaten Keerom yang kekurangan guru, misalkan SD YPPK Kenandega Kampung Kalifam Distrik Waris, Jumlah Siswa 289, Jumlah Guru PNS 1 Orang, Jumlah Guru Kontrak Dinas 3 Orang, Jumlah Guru Honor sekolah 4 Orang. SD YPK Pulboa Kampung Yuwainda Distrik Waris, jumlah siswa 228, Guru PNS 2 Orang, Guru Kontrak Dinas 2 Orang, Guru Honor sekolah 3 Orang. SD YPPK Akarinda di distrik Yaffi, Jumlah Siswa 191 Guru PNS 1 Orang, Guru Kontrak Dinas 2 Orang, Guru Honor sekolah 3 Orang.
Data ini sangatlah jelas tidak seimbang dengan sekolah sekolah Negri yang ada di wilayah Perbatasan RI – PNG ini.
Kata dia, ada beberapa Guru Kontrak yang ada di sekolah – sekolah dasar milik Yayasan Katolik di wilayah ini, hampir semuanya tempatkan oleh Pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Keerom.
Dengan Demikian sebagai generasi yang peduli terhadap perkembangan sekolah sekolah Katolik di wilayah ini, sangat berharap agar Yayasan Katolik (YPPK) di mohon seriusi kekuarangan guru pada sekolah dasar milik Yayasan Katolik ini.
Di sisi lain, kami juga memohon kepada Badan Pengurus YPPK Propinsi Papua maupun YPPK Kabupaten Keerom agar, secara serius mengorbitkan generasi muda asli Keerom dalam memimpin Yayasan Katolik ini Negrinya sendiri..
Menurut Pius Amo, kurangnya tenaga pengajar pada Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) sangat mempengaruhi perkembangan Pendidikan melalui Yayasan Katolik ini, sehingga di harapkan agar YPPK menyikapi kekurangan guru.
Terkait perkembangan Pendidikan Dasar di bawah naungan Yayasan Katolik ini, Lebih jauh Pius Amo menambahkan, Bagaimana sekolah sekolah dasar milik Yayasan Katolik ini mau berkembang di wilayah ini, sedangkan Pengurus YPPK tidak menyikapi kekurangan guru.
Kita perlu memahami, bahwa sekolah sekolah dasar milik Yayasan Katolik ini ada di Kampung Kampung asli di Kabupaten Keerom, maka di harapkan kepada pengurus YPPK agar serius dalam menyikapi hal ini.. Tuturnya.. (NAB)











