Sempat Gegerkan Warga Tanggamus Bocah 4 tahun Hilang Ternyata Begini Ceritanya? 

Sempat Gegerkan Warga Tanggamus Bocah 4 tahun Hilang Ternyata Begini Ceritanya? 

TANGGAMUS – Alhamdulillah, Asha Ananda Sahelma, putri dari pasangan Vabian Sahelma & Inani yang sempat diinformasikan hilang pada Rabu (16/1/19) siang, ternyata dalam kondisi sehat wal afiat tanpa kurang satu apapun.

Kabar hilangnya anak tersebut sebelumnya membuat geger warga seputaran komplek Pemkab Tanggamus bahkan jagad Media Sosial di Kabupaten Tanggamus serta Pringsewu. Tak hanya itu, pihak kepolisian juga terjun langsung melakukan pencarian keberadaanya.

Bahkan Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. M.Si langsung memerintahkan Kabag Ops Kompol Bunyamin untuk memimpin belasan aparat Polres Tanggamus guna membantu melakukan pencarian disekitar komplek Pemkab bersama warga setempat.

Namun kabar baik diketahui setelah Humas Polres Tanggamus melakukan komunikasi terhadap Vabian Sahelma selaku ayah kandungnya, yang merupakan pegawai pengadilan agama Kabupaten Tanggamus.

“Alhamdulillah, anak kami sudah di ketemukan kembali mas, saat ini posisinya di rumah saudara istri bersama istri saya,” kata Vabian melalui komunikasi Whatsapp, Kamis (17/1/19) pukul 00.54 Wib.

Ia juga berterima kasih kepada semua pihak atas partisipasi & penyebaran informasinya. “Mohon sampaikan terima kasih kepada semuanya, saya ketemu/mendapatkan informasi dari istri sekitar pukul 23.00 Wib bahwa anak kami baik-baik saja,” jelasnya.

Namun dia menerangkan bahwa tidak berniat membuat heboh, tetapi terkendalanya komunikasi telfon antara dirinya & istrinya dimana telfon istrinya kadang aktif kadang gak ditambah lagi fikiran yang tidak menentu.

Bahkan ia harus berkeliling bersama masyarakat dan saudara mencari di sekitar lokasi TKP, komplek Pemkab bahkan sampai ke Kota Agung, kemudian juga konsultasi kepada keluarga guna mencari jalan keluar bahkan minta rekan-rekan media untuk mencari informasi.

“Pencarian sekitar kurang lebih dari jam 13.30 – 23.00 Wib, bayangkan mas, tidak tau kabar anak, saya shok mas & perasanaan enggak tentu. Kami mohon maaf jika merepotkan,” terangnya.

Sebelum menutup informasi tersebut, Vabian menambahkan bahwa kejadian berawal sekitar pukul 13.30 Wib dimana anaknya diantar istrinya ke kantor pengadilan agama tempatnya bekerja, namun di saat itu dirinya tidak berada dikantor sebab sedang memenuhi undangan kawan sekantornya.

“Setelah istri telfon memberitahukan anak dititip di kanto pengadilan, namun si anak tidak berada disitu, saya memeriksa ke luar sampai di gerbang & memantau CCTV benar terlihat ada sekitar jam itu masuk. Kemudian saya hubungi istri namun tidak aktif sehingga saya sudah berfikir lain & saya simpulkan anak saya hilang,” pungkasnya. (hasbuna)

Bagikan:
Tags:
banner 468x60

No Responses

Leave a Reply