Peristiwa Kebakaran di Lingkungan IV Kelurahan Pasar Gunung Tua
KEJARINFO.COM || SUMUT – Pasca terjadinya kebakaran di Lingkungan lV Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang mengakibatkan 4 unit Rumah Toko (Ruko) terbakar, hal ini menjadi sorotan sosial kontrol karena kinerja Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) di nilai sangat lamban.
Kritikan ini di sampaikan oleh Ketua LPP TIPIKOR RI Paluta Akhiruddin Siregar, dia menjelaskan rentan waktu tahun 2022 ada sejumlah peristiwa kebakaran di Kabupaten Padang Lawas Utara yang mengakibatkan rumah hangus karena tidak mampu di padamkan dan bahkan ada yang sampai meregang nyawa.
“Harusnya peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi pihak damkar untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas sebagai pemadaman agar setiap peristiwa kebakaran yang terjadi dapat diselamatkan” ujar Akhiruddin kepada wartawan.
Hal senada juga disampaikan oleh penggiat sosial Pandapotan Siregar, dia mempertanyakan kesiap Siagaan petugas damkar, selain itu truk pemadam beserta air harus tersedia, karena menurutnya selama ini truk Damkar kerap dijadikan ajang bisnis untuk menyalurkan air kepada masyarakat.
“Petugas damkar kurang profesional dalam menjalankan tugas sehingga banyak kendala yang terjadi saat peristiwa kebakaran terjadi, selain itu truk damkar jangan di buat bisnis untuk menyalurkan air kepada masyarakat” ujar Pandapotan Siregar.
Sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Paluta saat di jumpai tidak berada di kantor, namun Kasi Damkar Andi Martua Juli Siregar SH mengatakan, saat Kebakaran di Lingkungan lV Kelurahan Pasar Gunung kemarin pihaknya mengalami kendala pada truk pemadam, disamping itu dua truk Damkar sedang di gunakan standby di pos pengamanan arus balik mudik lebaran.
Dia juga menjelaskan, pihaknya mengalami keterlambatan informasi dari masyarakat, padahal menurutnya selama ini nomor kontak pemadam kebakaran Paluta telah disebar kepada masyarakat luas, “Terkait personil Damkar, kita mengakui bahwa tingkat profesionalisme sebagian petugas belum maksimal, mungkin masih membutuhkan pelatihan lagi” ucap Andi Martua saat dijumpai di ruang kerjanya, Selasa, (10/5).
Wartawan : Ismael Siregar














Hari ini : 523
Kemarin : 2954
Total Kunjungan :