Bogor Kejarinfo.com-Berbagai Ormas yang berada di wilayah kecamatan ParungPanjang lakukan orasi di halaman kantor kecamatan ParungPanjang yang berlokasi di jalan raya Moch Toha terkait dengan adanya aktifitas mobil bermuatan berat yang melintas sepanjang jalan raya Parung Panjang -Legok Tangerang. ( kamis tgl 14/17/2022 )
Kendaraan yang rata-rata bermuatan berat tersebut sering sekali melanggar perbup 120 tentang undang-undang jam operasi jalan yang seharusnya mulai jalan pukul 20:00 wib hingga pukul 05 : 00 wib, namun mereka sering jalan dari sore hari hingga pagi menjelang siang dan tidak mengenal waktu.
Ormas yang melakukan aksi tersebut antara lain, Satria Banten, LMP, BPPKB , dan LIBAS,PBB, serta LSM PPUK , mereka berharap pemerintah setempat untuk segera tanggap terhadap kondisi lingkungan di wilayah kecamatan ParungPanjang dan sekitarnya.
Camat Parung Panjang Icang Aliudin,S, Pd, S,IP, MM mengatakan kepada awak media ,” mudah-mudahan dengan adanya aksi hari ini salah satunya keterbukaan adanya PERBUP 120 ini sebenarnya untuk meminimalisir jalur tambang ini yaitu jam operasi mulai dari jam 20:00 hingga 05:00 pagi,tp karena memang banyaknya pelanggaran yang di lakukan oleh transporter ini sehingga buat aksi ini terjadi, aksi ini cukup bagus mudah-mudahan para pengusaha tambang serta transporter menyadari ketika PERBUB ini di tegakkan supaya di patuhi bersama untuk apa jelas untuk kebaikan bersama, jadi ada waktu yang di pakai untuk tambang ada waktu untuk masyarakat karena masyarakat kita ini sudah puluhan tahun merasakan bagaimana tingkat kecelakaan, jalan rusak, mengganggu kesehatan, itu smua bagian dari yang memang masalah ini belum terselesaikan, solusinya langkah itu sudah jelas ketika di buka adanya jalur tambang kita sudah upayakan berkomunikasi dengan pemerintah provinsi dan pemprov pun sudah membuka adanya jalur tambang atau tol tambang,” ungkapnya
Masih menurut camat Parung Panjang,” mudah-mudahan ini segera terealisasi di tahun 2023 karena sekarang sudah mulai melakukan langkah pembebasan dan semoga saja tidak terhalang karena masyarakat mau membeli tanah untuk masyarakat lagi untuk tol tambang terkadang ada saja sering terkendala dari harga dll, mari kita doakan sama-sama supaya rencana Pemprov dengan jasa sarana dapat terealisasi dengan cepat.
Rencana jalur tambang ini mungkin titiknya itu jika di dalam rencana demo yang pertama di perbatasan Tangerang-Bogor, yang kedua di Caringin, dan yang ketiga di Kecamatan , nah untuk Kecamatan tadi sudah di adakan audensi Alhamdulillah saya terima dengan baik karena datangnya juga baik tujuan baik mudah-mudahan berbuah dengan baik juga.” pungkas camat
Rin/ Suadi.
















Hari ini : 556
Kemarin : 1834
Total Kunjungan : 2054617
Hits Hari ini : 5653
Who's Online : 12