Sebanyak 55 Jemaah Sholat Tarawih di Banyumas Terpapar Copid-19

Banyumas – Sebanyak 55 jemaah shalat tarawih di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dinyatakan positif Covid-19.Mereka berasal dari dua masjid. Di Desa Pekaja, Kecamatan Kalibagor ada 44 orang yang dinyatakan terpapar Covid-19.

Sedangkan di Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede ada 7 jemaaah shalat tarawih yang dinyatakan positif Covid-19.Muncul 2 Klaster Penularan Covid-19 Jemaah Shalat Tarawih di Banyumas berawal dari jema’ah sakit tapi ke masjid, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan dua klaster shalat tarawih tersebut diketahui setelah ada dua jema’ah dari dua masjid tersebut yang dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian petugas kesehatan melakukan tracing terhadap kontak erat hingga ditemukan puluhan orang positif Covid-19.Tarawih di mushala, bermula dari satu orang jemaah yang sudah sakit di awal Ramadhan, tetapi masih tetap berangkat tarawih,” kata Bupati Banyumas Ir H.Achmad Husein Kamis (29/4/2021).

Ia mengatakan sebagian besar dinyatakan dalam kondisi baik dan tanpa gejala.Di Desa Pekaja kecamatan Kalibagor dari 44 orang positiif Covid-19, 43 orang melakukan isolasi mandiri dan satu orang menjalani perawatan di RSUD Banyumas.

Sedangkan di Desa Tanggeran kecamatan Somagede, dari 7 orang yang dinyatakan positif Covid-19, satu orang gejala ringan dan enam orang lainnya tanpa gejala.”Sekarang mereka sedang menjalani karantina di rumah karantina Baturraden sejak tanggal 26 April 2021,” kata Husein

Dicky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *