Rampung Bentuk PIK-R DP3AP2KB Kota Tangerang Praktekan Konseling Dan Pendidikan Sebaya Disekolah

Rampung Bentuk PIK-R DP3AP2KB Kota Tangerang Praktekan Konseling Dan Pendidikan Sebaya Disekolah

Kota Tangerang – Masa muda atau remaja seringkali di hubungkan dengan perilaku menyimpang dan tidak wajar, hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya teori-teori perkembangan remaja yang membahas tentang ketidakselarasan, gangguan emosi serta perilaku menyimpang sebagai akibat dari tekanan-tekanan yang di alami oleh remaja itu baik karena perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya sendiri maupun akibat lingkungan.

Menurut sensus penduduk 2010, jumlah remaja di indonesia mencapai 64 juta atau sekitar 27,6% dari total penduduk indonesia. Jumlah ini tentu merupakan angka yang besar dan merupakan aset yang luar biasa bagi pembangunan. Namun potensi yang besar itu hanya akan menjadi harta berharga bila remaja siap dalam mengisi pembangunan. Sebaliknya, jumlah yang besar itu akan menjadi beban pembangunan jika remaja tidak mampu menghadipi berbagai tantangan yang ada.

Remaja sangat rentan terlibat dalam TRIAD KRR (Seksualitas, HIV/AIDS, Napza) dan kenakalan-kenakalan lainnya. Bentuk kenakalan remajapun sangat beragam, mulai dari yang ringan hingga berupa kriminal. Kondisi ini, jika tidak ditangani dengan baik, dapat mengancam masa depan remaja itu sendiri.

Berbagai perilaku remaja yang menimbulkan dampak negatif, seperti penggunaan narkoba dan pergaulan bebas, tentu sangat membahayakan bagi masa depan remaja itu sendiri. Sebagai kelompok yang menjadi harapan masa depan suatu bangsa, maka sudah seharusnya semua pihak berupaya untuk mengatasi berbagai persoalan remaja itu.

Oleh karena itu, remaja dengan segala permasalahanya harus menjadi perhatian serius dalam Pembangunan Nasional. Remaja adalah cikal bakal penduduk produktif yang akan berkontribusi dalam pembangunan. Dengan segala kelebihannya remaja dapat mengembangkan berbagai keunggulan yang dimiliki indonesia.

Oleh karena itu remaja perlu dipersiapkan menjadi generasi emas.
Atas dasar hal diataslah, maka Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang melakukan kegiatan Pembentukan Pusat Informasi dan Konsultasi Remaja (PIK-R) di Sekolah. Saat ini telah terbentuk 65 PIK-R, dengan 30 PIK-R diantaranya memiliki tingkat keaktifan yang sangat baik. Tiap PIK-R telah dilatih masing-masing 5 orang sebagai Konselor dan Pendidik Sebaya.

Mulai awal September 2019, DP3AP2KB melakukan pemantauan dan pembimbingan Konseling Remaja dan Pendidik Sebaya yang dilakukan oleh pengurus PIK-R itu sendiri, jadi remaja yang telah mendapatkan pelatihan sebelumnya, pada saat ini melakukan praktek selaku konselor dan pendidik sebaya bagi teman-teman sekolahnya. Pada saat ada permasalahan remaja, mereka dapat berperan sebagai konselor sesuai dengan ilmu dan kemampuan yang didapat sebelumnya. Apabila tidak ada permasalahan, mereka akan berperan sebagai pendidik remaja/sebaya bagi teman-temannya melalui kegiatan individu dan kelompok.

Acara yang dilaksanakan pada tanggal 17 September 2019 di SMPN 16 Kecamatan Tangerang mengawali kegiatan ini. Sedangkan esok harinya dilaksanakan di SMPN 21 Kecamatan Benda. Dan ini akan dilanjutkan ke semua PIK-R yang ada.

Dengan kegiatan ini diharapkan nantinya dapat tercipta remaja dan pemuda yang sehat, beriman dan berkualitas, karena Indonesia membutuhkan remaja dan pemuda yang unggul, mampu berkarir dan dapat berpatisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, serta mempraktekan pola hidup sehat. Karena sesungguhnya pemuda saat ini adalah pemimpin di masa yang akan datang. ( Listen/Juntak )

Bagikan:
banner 468x60
banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Leave a Reply