Pekerjaan Proyek Jalan Pasir Bolang – Cogreg Asal-Asalan

Pekerjaan Proyek Jalan Pasir Bolang – Cogreg Asal-Asalan

Kejarinfo.com – Pelaksanaan pembangunan jalan tahun anggaran 2019 di Kabupaten Tangerang kurang pengawasan. Akibatnya, kontraktor pelaksana dengan leluasa melakukan kecurangan.

Pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan jalan sebenarnya berlapis. Ada pihak Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) sebagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pengguna Anggaran, dan ada Konsultan Supervisi atau Konsultan Pengawasan.

Akan tetapi, pada prakteknya seringkali petugas dari ke 2 pihak ini tidak hadir pada saat pelaksanaan pekerjaan. Hal itu menjadi celah bagi kontraktor untuk melakukan kecurangan. Keadaan seperti itu terpantau media ini pada pelaksanaan pengecoran Jalan Pasir Bolang – Cogreg, Kecamatan Tigaraksa, Rabu (9/10).

Pekerja atau pihak kontraktor melaksanakan pengecoran jalan dengan sesuka hati tanpa kehadiran pihak DBMSDA atau konsultan.
Beton kurus (Bo) dengan beton struktur tidak disekat dengan plastik. Beton juga tidak diuji kekentalan.

Tak hanya itu, ketinggian beton kurus diduga sengaja dibuat lebih tinggi di tengah, dengan maksud mengutangi volume beton. Dengan cara seperti itu, maka ukuran ketebalan beton akan berbeda jauh di bagian tengah dibanding dengan bagian pinggir kiri – kanan.

Bagian tengah badan jalan yang lebih tinggi itu menyebabkan kejadian tulangan dowel dipindahkan sampai 3 (tiga) kali karena tidak terbenam dalam beton cor. Lazimnya, tulangan dowel berada pada posisi setengah dari ketinggian atau ketebalan beton.

Sampai berita ini ditayangkan, PPTK dari proyek tersebut tidak diketahui sehingga tidak dapat dikonfirmasi.

Listen

Bagikan:
banner 468x60
banner 468x60
banner 468x60

No Responses

Leave a Reply